Pemkab Tulungagung Pantau Sejumlah Komoditas Pangan Di Pasar Daerah

Karyanyata, Tulungagung — Pemkab Tulungagung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tulungagung memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan di pasar-pasar daerah, mencatat adanya pergerakan harga yang beragam pada awal Oktober 2026.

Dari hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas terpantau mengalami kenaikan, khususnya pada jenis cabai, sementara kebutuhan pangan lainnya tetap bergerak stabil dan belum tercatat ada penurunan harga.

Kenaikan harga yang paling terlihat terjadi pada komoditas cabai rawit serta cabai merah keriting. Kedua komoditas ini dikenal sebagai bahan pelengkap utama dalam berbagai masakan masyarakat, sehingga perubahan harganya menjadi perhatian tersendiri.

Sementara itu, kelompok bahan pangan lainnya termasuk beras, telur, daging, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya terpantau harganya relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar dapat memantau perkembangan harga pangan secara langsung dan akurat melalui sistem informasi yang telah disiapkan. Setiap harinya, data harga pangan diperbarui dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat melalui laman resmi www.simasketapang.tulungagung.go.id.

Melalui portal tersebut, warga dapat mengetahui harga terkini berbagai kebutuhan pokok sehingga dapat merencanakan belanja dengan lebih baik, sekaligus menjadi dasar transparansi pemantauan harga pangan di daerah.

Pemantauan harga pangan ini akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasar, serta memberikan informasi yang tepat waktu kepada masyarakat. Jika ditemukan ketidakkondusifan atau lonjakan harga yang tidak wajar, pihak terkait akan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi kepentingan masyarakat luas.

“Secara keseluruhan, kondisi harga pangan di Kabupaten Tulungagung masih dalam kendali dan relatif stabil. Namun demikian, harga yang berlaku di lapangan dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi ketersediaan, pasokan, serta lokasi pasar masing-masing,” demikian keterangan dari Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung.(mjn)

Bagikan
karya nyata