Main Sambil Belajar Budaya dan Tradisi: KKNT UNESA Kenalkan Permainan Tradisional kepada Generasi Digital

Karyanyata, Kabupaten Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menghadirkan program pembelajaran yang bertujuan mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional Indonesia kepada siswa sekolah dasar di wilayah Tulusbesar. Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa, karena dikemas secara interaktif dan dekat dengan dunia bermain mereka.

Pada sesi awal, mahasiswa KKNT UNESA memberikan penjelasan mengenai berbagai permainan tradisional yang ada di Indonesia, seperti petak umpet, egrang dan gobak sodor sebagai salah satu permainan yang paling populer. Penjelasan kedua berfokus pada pentingnya melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa, di tengah perkembangan permainan digital yang semakin mendominasi aktivitas anak-anak saat ini. Mahasiswa menekankan bahwa permainan tradisional bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana melatih kerja sama, ketangkasan, dan sosialiasi antarteman.(16/12/2025)

Untuk melihat sejauh mana kedekatan siswa dengan permainan tradisional, mahasiswa mengadakan sesi kuis interaktif. Siswa diminta menceritakan pengalaman mereka saat bermain permainan tradisional bersama teman-teman di rumah maupun di sekolah. Banyak siswa berbagi cerita penuh antusias, mulai dari bermain petak umpet di sore hari hingga bermain gobak sodor di halaman rumah. Cerita-cerita tersebut menunjukkan bahwa meskipun permainan modern berkembang, permainan tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati anak-anak.

Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKNT mengajak siswa mempraktikkan salah satu permainan tradisional yang sangat terkenal, yaitu gobak sodor. Permainan dilakukan di dalam kelas dengan penyesuaian ruang, namun tidak mengurangi keseruan permainan. Siswa dibagi menjadi dua kelompok dan diarahkan mengikuti aturan permainan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sorakan, tawa, dan ekspresi semangat mewarnai permainan tersebut, menciptakan suasana kelas yang hidup dan penuh kegembiraan. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa permainan tradisional mampu menghadirkan kebahagiaan melalui interaksi langsung, tanpa gadget dan teknologi.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kembali kecintaan siswa terhadap permainan tradisional sebagai warisan budaya bangsa. Melalui program ini, mahasiswa KKNT UNESA tidak hanya memperkenalkan kembali permainan jadul kepada generasi muda, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa budaya bangsa harus dijaga, dilestarikan, dan diteruskan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan relevan dengan dunia anak-anak masa kini.

Penulis: Shinta (Mahasiswa Unesa)

Bagikan
karya nyata