Karyanyata, Gresik – Berpindah lokasi tidak surutkan minat para pecinta kuliner legendaris. Martabak Mbak Tea, jajanan jadul khas Madura yang berlokasi di depan Gang Bayu (sebelah selatan Pasar Menganti), Gresik, terus diserbu pembeli hingga ludes dalam hitungan jam setiap harinya.
Lapak yang buka mulai pukul 16.00 WIB ini kerap kali terpaksa tutup lebih awal sebelum jam operasionalnya selesai pada pukul 22.00 WIB karena seluruh dagangan sudah habis terjual.
Perjalanan usaha ini cukup panjang, berawal dari Manukan, lalu sempat menyewa tempat di Pasar Menganti.
Meskipun sempat berpindah ke lokasi saat ini di depan Gang Bayu karena masa sewa tempat sebelumnya berakhir, para pelanggan setia tetap setia memburu kuliner renyah nan gurih ini.
”Dulu jualan mulai dari Manukan, lalu pindah sewa ke Pasar Menganti, sampai akhirnya pindah tempat lagi ke selatannya persis di depan Gang Bayu karena tempat sewanya sudah habis. Tapi alhamdulillah tetap saja ramai terkadang pelanggan yang dari manukan sampai datang kesini tuk beli martabak,” ujar Mbak Tea.
Kombinasi tekstur kulit yang renyah, isian bihun bertekstur gurih, serta cocolan petis khas Madura menjadi daya tarik utama Martabak Mbak Tea. Cita rasa otentik yang konsisten sejak dulu membuat antrean pembeli terus mengular saban sore hingga malam hari. (Mas_Bro)












