HUKRIM  

Aksi Copet di Pasar Bulak Banteng Surabaya, Ibu Rumah Tangga Kehilangan HP Usai Tas Disilet

Korban Maskuroh Warga Bulak Banteng Usai Laporan di Polres Tanjung perak Surabaya 

Karyanyata, Surabaya – Aksi pencopetan kembali terjadi di kawasan pasar tradisional. Seorang ibu rumah tangga bernama Maskuroh (43), warga Bulak Banteng Gang Flamboyan III No. 19-A, menjadi korban pencurian saat berbelanja ikan di Pasar Bulak Banteng Madya, Kamis (19/03/2026).

Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan handphone yang disimpan di dalam tas jinjingnya. Diduga, pelaku melancarkan aksinya dengan cara merobek tas menggunakan benda tajam, seperti silet.

Maskuroh menuturkan, kejadian bermula saat dirinya pergi ke pasar untuk membeli ikan. Namun, setelah selesai memilih barang dan hendak melakukan pembayaran, ia mendapati handphone miliknya sudah tidak berada di dalam tas.

“Saya kaget saat hendak membayar, HP sudah tidak ada. Ternyata tas saya sudah dalam kondisi robek, diduga disilet oleh pelaku,” ujar Maskuroh saat dikonfirmasi, Kamis (19/03).

Usai kejadian, korban sempat berupaya mencari keberadaan pelaku di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Ia pun akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi Nomor: LPM/80/Satreskrim/III/2026/SPKT/Polres Pelabuhan Tanjung Perak/Polda Jawa Timur, yang dibuat pada Rabu (18/03/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, Maskuroh mengaku sempat mengalami syok.

Selain kehilangan alat komunikasi, ia juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti handphone yang hilang.

Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya warga Bulak Banteng, agar lebih waspada saat berada di tempat keramaian seperti pasar maupun pusat perbelanjaan.

“Kalau membawa barang berharga, harus lebih hati-hati. Jangan sampai lengah, apalagi di tempat ramai,” pesannya.

Maskuroh juga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kejahatan, terutama di pasar tradisional.

“Semoga pelaku segera tertangkap dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. (ms)

Bagikan
karya nyata