Karyanyata, Bojonegoro – Komunitas Loyalitas Persaudaraan Supir Nusantara (LPSN) memperingati hari jadi ke-1 dengan menggelar kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Lapangan Bruq Ledok, RT 35, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sekitar 250 sopir anggota LPSN serta sejumlah tamu undangan. Selain menjadi momentum perayaan hari jadi, acara ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas antarsopir, dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Dalam perayaan anniversary pertama ini, LPSN tidak hanya menggelar kegiatan seremonial, tetapi juga mewujudkan kepedulian sosial melalui penyaluran santunan kepada sekitar 25 anak yatim.
Panitia penyelenggara LPSN, Hery, mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen komunitas untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan sekitar.
“Peringatan anniversary ke-1 ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga menjadi momentum bagi kami untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama. Kami berharap keberadaan LPSN tidak hanya dirasakan oleh para anggota, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi masyarakat luas,” ujar Hery.
Selain memberikan santunan kepada anak yatim, LPSN turut menyalurkan bantuan dan memberikan perhatian kepada para janda lanjut usia (lansia) yang membutuhkan uluran tangan di wilayah sekitar kegiatan.
Aksi sosial tersebut menjadi salah satu wujud kepedulian komunitas terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Melalui kegiatan ini, LPSN berupaya menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat budaya gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan hari jadi pertama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi LPSN untuk terus berkembang sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Dengan semangat kebersamaan, keluarga besar LPSN berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kehadiran komunitas tidak hanya mempererat hubungan antarsopir, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. (dmt)












