Karyanyata, Surabaya – Rangkaian kegiatan lomba foto dan berbagai perlombaan yang diselenggarakan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD Kota Surabaya mendapatkan apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kota Makassar. Fasruddin Rusli, yang akrab disapa Acil dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menilai pengelolaan Pokja yang mandiri dan bebas intervensi menjadi contoh nyata yang patut ditiru oleh daerah lain.
Kemandirian Tanpa Intervensi Dinilai Luar Biasa
Dalam kunjungan kerjanya, Fasruddin mengaku sangat terkesan dengan keberadaan Pokja Wartawan Independen DPRD Surabaya yang mampu berdiri tegak tanpa pengaruh dari pihak mana pun.
“Saya mengakui, melalui kegiatan ini kami baru menyadari adanya asosiasi yang dikelola sepenuhnya secara mandiri. Kemandirian ini sangatlah penting, karena tidak boleh ada intervensi dari pihak mana saja. Semua pihak tidak berhak mencampuri urusannya. Hal ini sungguh luar biasa, dan akan menjadi teladan bagi kami di Kota Makassar,” ujar Fasruddin.
Ia menambahkan, selama ini lingkungan pers di Makassar dinilai belum sepenuhnya terbebas dari pengaruh pihak tertentu. Oleh sebab itu, kemandirian yang ditegakkan oleh Pokja Surabaya menjadi hal yang sangat dihargai.
“Jika masih ada intervensi, cara kerja menjadi tidak nyaman dan tidak leluasa. Padahal, seorang wartawan harus mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” tegasnya.
Karya Berkualitas Tinggi, Akan Diterapkan di Makassar
Mengenai hasil karya yang dipamerkan dalam lomba foto dan kegiatan lainnya, Fasruddin memberikan penilaian yang sangat positif.
“Karya-karya rekan wartawan di sini kualitasnya sangat luar biasa. Kami melihatnya dan sangat terkesan. Insyaallah ke depannya, kami juga akan menerapkan hal serupa di Makassar,” katanya.
Fasruddin menegaskan, peran Pokja harus tampak jelas dan berjalan secara profesional. Kebebasan serta kemandirian inilah yang membuat setiap kegiatan yang diselenggarakan memiliki makna mendalam dan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.
Harapan: Jadi Contoh bagi Daerah Lain
“Kegiatan yang digelar hari Senin ini, berupa pameran foto dan berbagai lomba lainnya, meskipun tampak sederhana namun dampaknya sangat besar bagi kami. Ini menjadi contoh yang sangat baik untuk kami terapkan ke depannya,” pungkas Fasruddin Rusli.
Selain itu, Fasruddin juga memuji dukungan yang diberikan anggota DPRD Kota Surabaya terhadap keberadaan Pokja. Meski memberikan dukungan yang besar, para wakil rakyat tetap mendorong rekan media untuk terus bekerja secara profesional.
“Dukungan yang diberikan sangat baik, namun tetap menekankan agar wartawan menjaga standar kerja. Kegiatan ini layak menjadi teladan bagi media lain, khususnya wartawan yang bertugas di lingkungan dewan legislatif,” tutupnya. (irm)












