Karyanyata, Hulu Sungai Tengah – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026, Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si secara resmi membuka Lomba Layang-Layang Aduan yang digelar di Desa Aluan, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke 80 yang disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Selatan.
Pembukaan lomba dihadiri oleh Wakapolres Hulu Sungai Tengah, para Pejabat Utama (PJU) Polres HST, personel Polres HST, panitia pelaksana, peserta lomba, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan jalannya perlombaan.
Sebanyak 128 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam perlombaan layang-layang aduan tersebut. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 13 hingga 14 Juni 2026, dengan jadwal perlombaan dimulai pukul 10.00 WITA sampai selesai.
Dalam sambutannya, Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke 80. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke 80 ini, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan ini. Saya berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keamanan dan ketertiban selama perlombaan berlangsung,” ujar Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si.
Beliau juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti perlombaan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan rasa kebersamaan antar masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Keselamatan dan keamanan tetap harus menjadi prioritas utama,” tegas AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si.
Menurut Kapolres Hulu Sungai Tengah, keberadaan lomba layang-layang aduan ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan hiburan positif yang mampu menyatukan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan-kegiatan positif yang dapat mempererat kedekatan dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat serta semakin memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Suasana perlombaan berlangsung meriah dengan disaksikan masyarakat yang datang dari berbagai wilayah. Sorak sorai para penonton menambah semarak jalannya pertandingan yang berlangsung penuh sportivitas. Kehadiran para peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan juga menjadi bukti bahwa lomba layang-layang aduan masih menjadi salah satu tradisi dan hiburan rakyat yang diminati.
Melalui penyelenggaraan Lomba Layang-Layang Aduan Hari Bhayangkara ke 80 ini, Polres Hulu Sungai Tengah berharap dapat menghadirkan hiburan yang positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(IB)












