Karyanyata, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, kembali menegaskan pentingnya peran aktif generasi muda dan masyarakat luas dalam membangun daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Ruang Kebersamaan yang berlangsung meriah di Pendopo Balai Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, pada Sabtu malam. Acara yang memadukan silaturahmi, diskusi, dan hiburan musik ini menjadi ruang istimewa yang menjembatani langsung aspirasi warga dengan pemerintah daerah.
Suasana hangat dan antusiasme tinggi terasa sejak awal acara. Anak-anak muda, ibu-ibu, serta berbagai elemen masyarakat memadati lokasi, menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan desa dan kecamatan masih sangat kuat. Dalam sambutannya, Hj. Mimik Idayana mengaku sangat terharu dan bangga melihat semangat yang ditunjukkan warga. Baginya, energi positif yang terpancar dalam kegiatan ini bukan sekadar momen pertemuan biasa, melainkan bukti nyata rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya.
“Melihat kehadiran dan semangat kalian malam ini, hati saya sangat gembira. Inilah wajah Sidoarjo yang kita harapkan: masyarakat yang peduli, bersatu, dan mau bergerak bersama. Semangat kebersamaan seperti ini tidak boleh berhenti sampai di sini saja, tetapi harus terus dijaga, dikembangkan, dan berlanjut ke masa depan demi kemajuan kita bersama,” ujar Hj. Mimik di hadapan ratusan warga yang hadir.
Wakil Bupati juga tak lupa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan terselenggaranya kegiatan ini. Mulai dari Camat Tulangan beserta seluruh jajaran Forkopimka, Pelaksana Tugas Kepala Desa Kebaron, panitia penyelenggara, hingga organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Karang Taruna yang turut berperan aktif menyukseskan acara tersebut. Dukungan dari semua elemen ini, kata dia, adalah kunci agar kegiatan positif serupa bisa terus diadakan dan memberikan manfaat nyata.
Lebih jauh, Hj. Mimik menekankan bahwa forum seperti Ruang Kebersamaan memiliki nilai strategis yang sangat besar. Ini adalah wadah resmi dan terbuka di mana warga bisa berbicara langsung, menyampaikan ide, masukan, harapan, maupun kendala yang mereka hadapi sehari-hari. Bagi pemerintah, mendengar suara rakyat adalah kewajiban sekaligus fondasi utama dalam mengambil kebijakan. Tanpa adanya saluran komunikasi yang baik dan terbuka, pembangunan dan pelayanan publik tidak akan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Forum ini sangat berharga karena menjadi jembatan penghubung. Di sini, aspirasi kalian didengar, keluhan kalian disampaikan, dan ide-ide cemerlang kalian kita bahas bersama. Ingatlah, pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang mendengar rakyatnya. Jika aspirasi tidak tersampaikan, maka kemajuan yang kita cita-citakan akan sulit terwujud. Maka dari itu, mari terus gunakan ruang-ruang seperti ini untuk berdialog dan berkolaborasi,” tegasnya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial saat ini, Hj. Mimik juga menyampaikan pandangannya. Ia mengakui bahwa kemajuan teknologi memudahkan masyarakat untuk menyampaikan pendapat, keluhan, maupun masukan kapan saja dan di mana saja. Namun demikian, ia mengingatkan agar pelayanan publik di tingkat desa sebagai garda terdepan tetap harus berjalan prima, tanggap, dan bertanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsinya. Kehadiran media sosial harus menjadi pemicu perbaikan, bukan pengganti kinerja nyata di lapangan.
“Sekarang warga punya banyak cara untuk bicara, lewat media sosial pun suara kalian bisa terdengar luas. Hal ini harus menjadi bahan evaluasi kita semua, terutama aparatur desa, agar pelayanan semakin cepat, ramah, dan berkualitas. Teknologi membantu, tapi pelayanan yang prima tetap harus menjadi prioritas utama kita,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Hj. Mimik Idayana menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Pemkab akan terus mendukung dan mendorong kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan seperti ini dianggap sebagai langkah konkret untuk memperkuat hubungan komunikasi, meningkatkan partisipasi publik, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Sidoarjo.(Ryn)












