Dorong IPM, Pemkab Bojonegoro Fokus Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Karyanyata, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak di wilayahnya. Melalui Dinas Pendidikan, berbagai langkah strategis terus disiapkan guna memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat memberikan arahan dalam apel rutin yang digelar pada Rabu (14/01/2026). Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Bahkan, target Bupati Bojonegoro pada tahun 2026 adalah memastikan seluruh anak di Bojonegoro dapat mengakses pendidikan dan bersekolah tanpa terkecuali.

Menurut Wakil Bupati, upaya tersebut sejalan dengan capaian IPM Kabupaten Bojonegoro yang terus menunjukkan tren positif. Tercatat, IPM Bojonegoro mengalami peningkatan sebesar 1,3 poin, di mana sektor pendidikan menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kenaikan tersebut.

Selain fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, Pemkab Bojonegoro juga menunjukkan keseriusannya melalui peningkatan alokasi anggaran beasiswa. Jika pada tahun 2022 anggaran beasiswa masih berada di kisaran Rp12 miliar, maka pada tahun 2026 meningkat signifikan menjadi Rp43 miliar. Kenaikan anggaran ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Wakil Bupati Nurul Azizah juga menekankan bahwa peningkatan anggaran dan capaian IPM harus diiringi dengan penurunan angka anak tidak sekolah. Saat ini, masih terdapat sekitar 4.123 anak di Bojonegoro yang memerlukan perhatian khusus agar dapat kembali mengenyam pendidikan secara layak.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Pendidikan, diharapkan berbagai strategi dan langkah konkret dapat terus diperkuat. Dengan demikian, target seluruh anak bersekolah pada tahun 2026 dapat tercapai, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bojonegoro secara berkelanjutan.(Muh)

Bagikan
karya nyata