Dirjen Minerba Resmikan Program CSR Antam di Halmahera Timur


Dirjen Minerba Resmikan Program CSR Antam di Halmahera Timur

Dirjen Minerba RI , 
Bambang Gatot Ariyono saat meresmikan Program CSR Antam -Tribun Lapangan Bola Fermento Buli di Halmahera Timur, 26/2/19 Yang lalu. (sumber Gatra)

CSR Center Indonesia, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meresmikan Tribun Lapangan Bola Fermento Buli di Halmahera Timur, Tribun lapangan berkapasitas 500 orang tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility dari Antam., selasa, 26/2/19 yang lalu.

“Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat ( PPM )merupakan kegiatan untuk mendorong munculnya peran sosial ekonomi masyarakat di sekitar tambang,” ungkap Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot Ariyono saat peresmian Tribun Lapangan Bola Fermento Buli tersebut.

Bambang mengatakan sumber daya mineral dan batu bara yang ada harus dimanfaatkan dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah pertambangan.

“Kewajiban perusahaan pemegang IUP dan IUPK untuk melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) telah diatur pada UU No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang semakin diperkuat dengan terbitnya Permen ESDM No.11, 25 dan 26 Tahun 2018 serta Kepmen ESDM No. 1824 dan 1806 Tahun 2018,” sebut Bambang.

Perusahaan tambang diminta berkontribusi agar masyarakat sekitar tambang dapat berdaya secara ekonomi, pendidikan dan sosial budaya melalui program-program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. Sehingga jika deposit tambang sudah habis diharapkan perekonomian masyarakat tetap berkelanjutan (sustainable development).

Sementara itu, Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo menambahkan, program ini merupakan wujud refleksi atas komitmen Antam pada pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Pembangunan fasilitas olahraga ini merupakan salah satu komponen program Pengembangan Masyarakat Berkelanjutan yang diantaranya berorientasi untuk menyediakan layanan sosial dasar bagi masyarakat. Yakni pembangunan infrastuktur pendidikan, kesehatan, penunjuang ekonomi, sosial budaya, olahraga, kebencanaan dan fasilitas umum,” jelas Arie.

Dalam kunjungan ke Halmahera Timur, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot Ariyono juga turut meninjau program PPM unggulan lainnya, yakni produk Kopi Buli dan Teri Monge.

Kopi Buli merupakan program pengembangan kopi robusta yang diinisiasi ANTAM dan masyarakat dan merupakan satu-satunya di Halmahera Timur.

Pada tahap inisiasi, kebun seluas 89 hektar mampu memproduksi sekitar 39 kg bijih kopi. Pada tahun 2018 produksinya meningkat 517% menjadi 241 kg dan kini terus berupaya memenuhi permintaan bijih kopi di tingkat provinsi.

Adapun produk olahan ikan Teri Monge, merupakan program pemberdayaan ANTAM bersama masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas tangkapan ikan, diversifikasi produk olahan serta membentuk koperasi untuk memperluas pasar.

Produk-produk tersebut telah dipasarkan ke beberapa pusat perbelanjaan di Buli dan ternate termasuk di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate.

Program PPM lainnya yang dikunjungi Dirjen Minerba adalah school development program (SDP). Program SDP berhasil membangun sistem yang memungkinkan sekolah melaksanakan proses belajar mengajar secara dua arah.

Bambang menilai, dengan pembangunan Tribun Lapangan Bola Fermento di Desa Buli, Kecamatan Maba, maka Antam telah melaksanakan PPM dalam Pembangunan infrastruktur.

Lalu untuk Bidang pendidikan telah melaksanakaan program pengembangan sekolah. Serta Peningkatan kemandirian ekonomi dan melalui program Pengelolaan Buli Agro.

“Saya mengharapkan implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di bidang lainnya juga berjalan dengan baik sebagaimana program ini,” ungkap Bambang.

Sumber : gatra.com



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here