Pengaruh CSR Terhadap Perobahan Perilaku Konsumen


Pengaruh CSR Terhadap Perobahan Perilaku Konsumen

CSR Center Indonesia, Konsumen menyadari bagaimana keputusan pembelian mereka berdampak pada dunia, dan persepsi publik terhadap merek sangat ditentukan oleh komitmen mereka terhadap tujuan sosial yang mereka yakini. Faktanya, menurut laporan baru dari Washington, perusahaan riset dan konsultan yang berbasis di DC, perusahaan konsultan dan Firm Clutch , sikap sosial yang diambil perusahaan sekarang mempengaruhi keputusan pembelian lebih dari harga.

Pengaruh CSR Terhadap Perobahan Perilaku Konsumen

Survei Clutch  , yang berusaha mengungkap bagaimana inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, menemukan bahwa praktik bisnis ramah lingkungan kini lebih diutamakan di antara konsumen sebagai atribut penting (71 persen) bagi perusahaan untuk memiliki lebih dari harga (44 persen) ).

Komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan memberikan kembali kepada masyarakat setempat juga dinilai sebagai atribut bisnis yang lebih penting daripada harga (keduanya 68 persen).

Secara keseluruhan, 71 persen konsumen yang disurvei mengatakan bahwa penting bagi bisnis untuk mengambil sikap terhadap tujuan sosial.

Tiga perempat responden (75 persen) mengatakan bahwa mereka lebih cenderung untuk mulai berbelanja di perusahaan yang mendukung masalah yang mereka setujui secara pribadi. Berdasarkan kontrak, konsumen juga termotivasi untuk menjauhkan diri dari perusahaan yang tidak membagikan nilai-nilai mereka: lebih dari setengah (59 persen) mengatakan bahwa mereka kemungkinan akan berhenti membeli dari perusahaan yang mendukung masalah yang mereka sendiri tidak setuju.

Tidak mengherankan, konsumen yang lebih muda lebih cenderung mengharapkan nilai bisnis selaras dengan nilai mereka. 70 persen responden yang mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota Gen X dan 54 persen dari mereka yang diidentifikasi sebagai Millenial mengatakan mereka cenderung berhenti berbelanja di perusahaan yang mendukung masalah yang mereka tidak setujui, dibandingkan dengan hanya 37 persen Baby Boomers yang mengatakan sama.

Akhirnya, penelitian ini mengkonfirmasi bahwa banyak konsumen tetap skeptis terhadap dukungan perusahaan untuk tujuan sosial. Hampir sepertiga (29 persen) mengatakan mereka berpikir bisnis hanya terlibat dalam CSR untuk mendapatkan uang, meskipun jumlah yang hampir sama (28 persen) mengatakan mereka berpikir bisnis benar-benar peduli dengan masalah yang mereka klaim dukung.

“2019 PR dan Survei Tanggung Jawab Sosial Perusahaan” Kopling mengumpulkan lebih dari 400 orang dewasa di AS yang dilaporkan melakukan pembelian dalam lima bulan terakhir. Survei ini dilakukan pada kuartal keempat tahun 2018 oleh perusahaan riset intelijen merek Survata.

Sumber : www.odwyerpr.com

Translate by google



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here